Sabtu, 09 Maret 2013

Acap Beracap

Acap Beracap



Aku melihatmu,

Di antara cewe cewe jaman sekarang. Cuman kamu yang memiliki aura beda. Aku berlebihan, memang. Aku tak peduli kalian mau mengataiku apa, aku ya aku. Egois emang. Memilih kamu yang belum dikenal. Asing, menurutku. Sampai dimana aku telah mengenalmu? Jangan tanya seperti itu, jika untuk pesan singkat saja kamu menjawab seadanya. Logis bukan? Namanya aja pesan singkat. Iya memang, tapi apa kelogisan jadi acuan? Aku tidak peduli, kamu bales dengan singkat. Aku mengerti, kita belum lama kenal. Bahkan untuk saling berbincang aja kita harus melawan waktu. Tak mudah, bagimu aku hanya orang asing yang tiba tiba muncul dihidupmu. Bukanya seseorang yang tiba tiba muncul ke kehidupan seseorang pasti ada tujuanya? Semua hal bertujuan. Aku misalnya. Tujuanku sederhana, membuatmu nyaman ketika berada disampingku. Aku tidak akan menyuruhmu begini begitu, tapi ketika batas kewajaran sudah terlampaui, kurasa aku akan bicara lebih. Tak usah kau pedulikan ini itu. Kita adalah aku dan kamu. Bukan dia, ataupun mereka. Dalam jengkal waktu yang singkat ini, ijinkan aku ada dalam waktumu, dalam ceritamu, dalam mimpimu. Karena kamu, udah jadi bagian dari pikiranku. Bukankah kita sudah mengenal satu sama lain lewat komunikasi kita beberapa waktu ini? Iya benar. Kamu itu aneh, melihat kamu udah jadi rindu. Atau apalah itu namanya. Kamu tau perasaan ini apa namanya?.....

1 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus