Tahu
Menahu Tempe
Aku
melihat, tanpa batas.
Sepersekian
tindakan seseorang didekatku aku sanggup tahu dan mencerna. Ya, sesuatu harus
dicerna terlebih dahulu. Anda salah, sesuatu yang baru harus kita lihat
terlebih dahulu. Urusan mencerna, urusan dalam.
Aku
bertindak, sesuai ego. Ketika tali tersambung, aku mencoba. Hal diluardugaan
yang bisa membuat oranglain kecewa. Sepele, tapi berharga.
Aku tahu,
segala sesuatu yang dimulai dari kecil akan berbuah besar. Apapun itu. Jengkal
percakapan tersembunyi, jengkal pesan terhapusi.
Aku
peduli, saat sesuatu memeluk kita. Sudah sewajarnya membatasi, bukan melarang
ini itu. Dan kau, tetaplah kau.
Aku
khawatir, sejak pesan singkat berubah menjadi percakapan. Karena untuk percaya,
butuh waktu.
Aku terima,
naluri dalam diri berontak. Ego bertumpahan, gengsi yang menahan untuk tidak
peduli.
Aku
kecewa, dalam setiap kesepakatan dilanggar dengan anggun. Pada taraf semi
berbahaya ini.
Aku
cemburu, tindak secuil pun demi membuatmu senyum lebih cepat daripada aku
lakukan.
Akupun,
pada akhirnya tetap menjadi aku.
Kamupun,
pada akhirnya tetap menjadi kamu.
Mengingat,
sejak bersama kamu.
sukaaaa, bagus. bikin sendiri wam?
BalasHapusMantap
BalasHapus